MADIUN, SuaraRepublika.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mencatat lonjakan tinggi volume penumpang menjelang momen libur panjang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah. Hingga periode 21–25 Agustus 2026, akumulasi sementara penumpang yang berangkat mencapai 21.124 orang, sedangkan penumpang yang tiba tercatat sebanyak 20.374 orang.
Puncak mobilitas harian awal terpantau pada Jumat (21/8/2026) dengan total 15.846 pelanggan yang dilayani. Rinciannya, sebanyak 7.539 penumpang berangkat dan 8.307 penumpang tiba di pelbagai stasiun wilayah Daop 7 Madiun.
Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyatakan tingginya angka tersebut menunjukkan besarnya kepercayaan masyarakat menjadikan armada kereta api sebagai pilihan utama untuk bepergian saat libur panjang.
“Pada momentum libur panjang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, mobilitas masyarakat menggunakan kereta api di wilayah Daop 7 Madiun terpantau cukup tinggi. KAI terus memastikan seluruh layanan berjalan dengan aman, nyaman, dan lancar,” ujar Tohari dalam keterangan resminya, Sabtu (22/8/2026).
Untuk mengakomodasi lonjakan pengguna, Daop 7 Madiun mengoperasikan rata-rata 62 perjalanan KA Jarak Jauh dan 10 perjalanan KA Lokal BIAS per hari. KAI juga menambah rangkaian kereta pada tiga layanan reguler keberangkatan awal Daop 7, yakni KA Bangunkarta, KA Brantas, dan KA Singasari.
Tohari mengimbau calon penumpang untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan memastikan ketersediaan tiket secara daring. Petugas juga mengingatkan pengguna agar tiba di stasiun lebih cepat demi mengantisipasi kepadatan serta menjaga keselamatan selama perjalanan.





























