KEDIRI, SuaraRepublika.id – Pabrik Gula (PG) Ngadiredjo Kediri, unit usaha PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), mencatat realisasi penggilingan tebu mencapai 8 juta kuintal atau setara 800 ribu ton hingga hari giling ke-145 pada Selasa (6/10/2026). Capaian mendekati akhir musim giling tersebut didorong oleh kolaborasi dengan petani mitra dan optimalisasi operasional internal.
Plh General Manager PG Ngadiredjo, Faiz Humami, menyatakan angka penggilingan tersebut dicapai berkat kerja sama seluruh jajaran perusahaan dan komitmen penyerapan hasil panen petani.
“Alhamdulillah, memasuki hari giling ke-145, tebu yang kami giling telah mencapai 8 juta kuintal. Kami optimistis PG Ngadiredjo dapat menyelesaikan musim giling 2026 dengan baik,” ujar Faiz, Selasa (6/10/2026).
Faiz menegaskan pihaknya terus memperkuat pelayanan dan transparansi kepada para petani mitra guna menjaga keberlangsungan pasokan bahan baku tebu hingga pengujung musim.
Sementara itu, Manager Tanaman PG Ngadiredjo, Sabar Dwi Komarudin, menyampaikan bahwa seluruh rantai pasok dari penyiapan bahan baku hingga pengolahan di stasiun masakan berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Pihaknya menargetkan penutupan musim giling 2026 dapat rampung pada akhir Oktober mendatang.
“Insyaallah, kami akan menyelesaikan musim giling 2026 pada akhir Oktober ini. Kami mohon doa restu agar seluruh proses giling berjalan dengan baik dan capaian target musim ini dapat terpenuhi,” tutur Sabar.
Pada musim giling 2026, PG Ngadiredjo mematok target penggilingan tebu sebesar 854.130 ton (8,5 juta kuintal) dengan estimasi produksi gula mencapai 64.778,76 ton. Dengan sisa waktu operasional hingga akhir Oktober, manajemen optimistis sisa target sekitar 54 ribu ton tebu dapat terpenuhi secara optimal.





























