KEDIRI, SuaraRepublika.id – Warga Desa Gampeng, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur digegerkan oleh penemuan jasad wanita tanpa identitas (Mrs. X) di bawah pintu air aliran Sungai Brantas Bendungan Gerak Waruturi, Selasa (22/9/2026) pagi.
Kejadian ini pertama kali diketahui sekitar pukul 06.00 WIB oleh seorang warga yang tengah berolahraga. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada petugas keamanan bendungan, Murtajam dan Galang Eko Permana, yang langsung mengecek ke lokasi dan mendapati jasad dalam posisi terlentang. Pihak keamanan segera meneruskan laporan ini ke Mapolsek Gampengrejo.
Kapolsek Gampengrejo, AKP Rudi Hartono, membenarkan adanya laporan penemuan mayat tersebut. Pihaknya bersama Unit Reskrim, Intelkam, Tim Inafis Polres Kediri, dan BPBD Kabupaten Kediri langsung menuju ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengamankan lokasi dan melakukan evakuasi.
“Kami menerima laporan dari warga dan pihak keamanan bendungan sekitar pukul 06.30 WIB. Bersama tim gabungan dan BPBD, jenazah berhasil dievakuasi dari aliran sungai dan langsung kita bawa ke RS Bhayangkara Kota Kediri untuk pemeriksaan visum serta identifikasi lebih lanjut,” ujar AKP Rudi Hartono saat dikonfirmasi, Selasa (22/9/2026).
AKP Rudi menjelaskan, dari hasil pemeriksaan awal di TKP, tidak ditemukan dokumen identitas maupun barang pribadi milik korban. Pihak kepolisian hanya mengamankan pakaian yang melekat pada tubuh korban sebagai barang bukti, yakni kaos lengan pendek berwarna cokelat susu dan celana pendek warna hitam.
Berdasarkan hasil olah TKP awal, korban diperkirakan sudah meninggal dunia sekitar 3 hingga 4 hari sebelum ditemukan. Ciri-ciri fisik korban antara lain berjenis kelamin perempuan, tinggi badan sekitar 165 cm, berpostur tubuh gempal, serta memiliki bekas tindikan di telinga sebelah kiri. Kondisi jasad saat ditemukan sudah mengalami pembengkakan, kulit mengelupas, dan rambut rontok akibat terendam air sungai.
Saat ini, Polsek Gampengrejo bersama Tim Inafis Polres Kediri masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap identitas korban.
“Kami mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut untuk segera melapor ke Polsek Gampengrejo atau Polres Kediri,” pungkas AKP Rudi.





























