KEDIRI, SuaraRepublika.id – Sebanyak 1.000 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan prosesi pengesahan 1.400 warga baru Tingkat 1 Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kabupaten Kediri – Pusat Madiun. Acara tersebut berlangsung di Sempu Exotic Park, Desa Sempu, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, pada Selasa (16/6/2026).
Personel gabungan tersebut terdiri dari unsur TNI, Polri, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kediri, serta pengamanan internal PSHT (Pamter). Pengamanan ketat dilakukan untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama rangkaian acara berlangsung.
Kapolres Kediri, AKBP Bramastyo Priaji, memimpin langsung apel gelar pasukan di area luar Sempu Exotic Park sebelum penugasan dimulai. Dalam arahannya, Bramastyo menekankan pentingnya sinergi antar-unsur pengamanan di lapangan.
“Kegiatan ini adalah tanggung jawab bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban, mari dari semua unsur untuk saling mendukung. Kita jaga kegiatan ini berjalan lancar dan tidak ada gangguan masyarakat,” kata Bramastyo, Selasa (16/6/2026).
Sebanyak 1.400 peserta yang disahkan merupakan calon anggota yang telah dinyatakan lolos seleksi. Sebelumnya, terdapat 1.700 peserta yang mengikuti Uji Kelayakan Calon Warga (UKCW) pada bulan lalu.
Ketua PSHT Cabang Kabupaten Kediri – Pusat Madiun, Gita Hartanto, menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan pengamanan dari instansi terkait.
“Saya mengucapkan beribu-ribu terima kasih kepada aparat keamanan, khususnya TNI-Polri, Dishub, dan semua unsur yang sudah membantu kegiatan kami hari ini,” ujar Gita.
Selain aparat keamanan, jalannya acara juga dipantau langsung oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Kediri, Yuli Marwantoko, guna memastikan kegiatan berjalan sesuai regulasi dan komitmen bersama.
Hingga berita ini diturunkan, situasi keamanan dan arus lalu lintas di sekitar wilayah Kecamatan Ngancar dilaporkan aman dan terkendali. Prosesi pengesahan warga baru PSHT Tingkat 1 tahun 2026 berjalan dengan lancar. (Eko)




























