KEDIRI, SuaraRepublika.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menggelar kegiatan sidang tera ulang alat ukur, takar, timbang, dan perlengkapannya (UTTP) milik para pedagang di pasar tradisional Kota Kediri. Langkah ini dilakukan secara rutin untuk mencegah praktik kecurangan serta melindungi hak-hak konsumen dan warga.
Pemeriksaan akurasi timbangan salah satunya berlangsung di Pasar Setono Betek. Petugas dari Bidang Kemetrologian Disperindag Kota Kediri menyisir seluruh pedagang dan memeriksa akurasi alat timbang satu per satu, mulai dari jenis timbangan duduk, timbangan meja, hingga timbangan digital.
Dalam proses pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah timbangan milik pedagang yang mengalami penurunan tingkat akurasi atau ketidakseimbangan akibat faktor pemakaian sehari-hari. Menindaklanjuti hal tersebut, petugas langsung menerjunkan teknisi di bidang kemetrologian untuk melakukan perbaikan serta penyesuaian di tempat agar timbangan kembali akurat dan dapat ditera ulang.
Kepala Bidang Kemetrologian Disperindag Kota Kediri, Mohammad Kharish Fauzi, menjelaskan bahwa sidang tera ulang ini merupakan agenda tahunan yang menyasar seluruh pasar tradisional di se-Kota Kediri secara bertahap.
“Hari ini sudah memasuki minggu kedua. Minggu pertama kemarin di Pasar Grosir, dan minggu ini di Pasar Setono Betek. Selanjutnya akan dilanjutkan ke pasar-pasar tradisional lainnya seperti Pasar Paing, Bandar, Campurejo, Mrican, Bawang, dan Mrenji,” ujar Mohammad Kharish Fauzi saat memberikan keterangan di Pasar Setono Betek.
Kharish menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah memastikan seluruh alat ukur dan timbangan pedagang telah sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Kementerian Perdagangan melalui Directorate Kemetrologian. Kegiatan sidang tera ulang ini dijadwalkan akan terus berlangsung hingga satu pekan ke depan guna memastikan seluruh pasar tradisional di Kota Kediri terjangkau secara menyeluruh.
“Harapannya agar masyarakat semakin percaya dan merasa nyaman saat berbelanja di pasar tradisional, karena akurasi timbangan sudah terjamin sesuai standar dan kepuasan konsumen dapat terjaga,” pungkasnya.























