KEDIRI, SuaraRepublika.id – Sebuah truk barang tanpa muatan bernomor polisi N 9398 EI mengalami kecelakaan tunggal dan terguling di Jalan Raya Desa Sukorejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Insiden ini mengakibatkan kabin truk ringsek parah dan arus lalu lintas di lokasi kejadian sempat tersendat.
Kendaraan tersebut diketahui dikemudikan oleh RD (41), warga Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang. Akibat kecelakaan ini, sopir dilaporkan mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Kediri, Ipda Suhendra, mengonfirmasi bahwa kecelakaan diduga kuat terjadi akibat kendaraan kehilangan kendali saat melaju dari arah barat menuju ke timur.
“Semula kendaraan truk N 9398 EI berjalan dari arah barat ke timur. Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan hilang kendali, oleng ke kanan atau selip sehingga terjadi kecelakaan tunggal,” kata Suhendra saat dikonfirmasi, Selasa (14/7/2026).
Benturan keras menyebabkan bagian depan truk rusak parah, kaca depan pecah, dan kabin penyok. Badan truk yang terbalik melintang di tengah jalan sempat menutup sebagian jalur, sementara potongan kayu serta pecahan komponen kendaraan berserakan di aspal. Sejumlah warga di sekitar lokasi sempat turun tangan membantu membersihkan material ceceran agar tidak membahayakan pengguna jalan lain.
Petugas Satlantas Polres Kediri langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengatur arus lalu lintas. Proses evakuasi berjalan cukup lama karena petugas harus mengerahkan mobil derek dan alat berat untuk membalikkan posisi truk sebelum dipindahkan dari badan jalan.
Polisi memastikan tidak ada kendaraan lain yang terlibat dalam insiden ini. Saat ini, petugas masih melakukan pendataan lebih lanjut terkait total kerugian material akibat kecelakaan.
Pascakejadian, Satlantas Polres Kediri mengimbau para pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan angkutan barang, untuk selalu memastikan kelaikan armada mereka. Pengendara juga diminta mengurangi kecepatan di ruas jalan padat dan meningkatkan kewaspadaan guna mencegah kecelakaan serupa.































