KEDIRI, SuaraRepublika.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kediri resmi memulai persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur X 2027 dengan menggelar tes parameter tahap pertama bagi atlet renang peraih medali emas dan perak Porprov Jatim 2025.
Langkah ini diambil sebagai dasar evaluasi kondisi fisik atlet sebelum memasuki program pemusatan latihan jangka panjang (puslatlang) yang dijadwalkan mulai berjalan pada Juli 2026.
Ketua KONI Kabupaten Kediri, Hakim Rahmadsyah Parnata, menyatakan bahwa pelaksanaan tes parameter tahun ini menerapkan skala prioritas yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Penjaringan difokuskan kepada atlet yang telah membuktikan prestasi pada ajang Porprov sebelumnya.
“Hasil tes parameter akan menjadi dasar bagi pelatih untuk menyusun program latihan sesuai kebutuhan masing-masing atlet,” kata Hakim.
Tes tersebut menguji sejumlah aspek kemampuan fisik dasar, meliputi daya tahan, kecepatan, kelincahan, kelenturan, hingga stabilitas tubuh, yang disesuaikan dengan karakteristik cabang olahraga air.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Kabupaten Kediri, Didit Presijanto, menegaskan bahwa pengukuran kemampuan fisik ini merupakan bagian rutin dari program pembinaan berkelanjutan.
Didit optimistis cabang olahraga renang kembali menjadi lumbung medali bagi Kabupaten Kediri pada Porprov Jatim 2027 mendatang. Pada ajang tersebut, PRSI Kabupaten Kediri membidik target perolehan medali dari tiga nomor perlombaan, yaitu renang kolam, renang artistik, dan loncat indah.































