KEDIRI, SuaraRepublika.id – Penjualan buku tulis dan alat tulis kantor (ATK) di Kota Kediri mengalami peningkatan signifikan hingga 40 persen menjelang tahun ajaran baru 2026/2027. Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu, pertumbuhan penjualan tercatat berkisar antara 5 hingga 10 persen.
Salah satu titik lonjakan permintaan terjadi di Toko Sahabat Baru yang berlokasi di Jalan Stasiun, Kota Kediri. Peningkatan aktivitas pembelian di toko tersebut dilaporkan sudah mulai terlihat sejak pertengahan Juni dan diprediksi mencapai puncaknya pada awal hingga pertengahan Juli ini.

Pemilik Toko satu toko ATK di Kota Kediri, Heri Susanto, mengatakan bahwa tingginya permintaan pasar tetap bertahan meskipun sejumlah komoditas perlengkapan sekolah mengalami kenaikan harga.
“Penjualan tahun ini naik sekitar 5 sampai 10 persen dibandingkan tahun lalu. Kalau dibandingkan hari biasa, kenaikannya sekitar 40 persen,” ujar Heri.
Menurut Heri, produk yang paling mendominasi permintaan konsumen adalah buku tulis. Tingginya minat beli masyarakat membuat persediaan toko menyusut tajam. Hingga awal Juli, toko tersebut mengklaim telah menjual sekitar 6.000 karton buku tulis dari total pasokan 12.000 karton yang telah disiapkan sejak Desember tahun lalu.
Terkait pergeseran harga, Heri memaparkan adanya penyesuaian tarif pada beberapa jenis produk. Buku tulis yang sebelumnya dijual seharga Rp2.500 per buah, kini naik menjadi Rp2.800. Sementara itu, alat tulis berbahan dasar plastik juga mengalami kenaikan harga rata-rata hingga 20 persen.
Di lokasi yang sama, Vivi salah satu konsumen asal Pesantren menyatakan sengaja datang untuk membelikan perlengkapan sekolah anaknya yang akan memasuki kelas III SMP. Ia mengaku menghabiskan dana sekitar Rp250 ribu untuk berbelanja kebutuhan tersebut.
“Harga perlengkapan sekolah di sini (Toko Sahabat Baru) masih lebih terjangkau dibandingkan toko lain, makanya saya memilih belanja di sini,” kata Vivi.































