BLITAR, SuaraRepublika.id – Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, Jawa Timur resmi merampungkan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP pada 16 April 2026. Hasil ujian ini dipastikan menjadi parameter krusial bagi siswa untuk menembus sekolah impian melalui jalur prestasi pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) mendatang.
Kabid Kurikulum Dispendik Kabupaten Blitar, Binti Mustholifah, menyatakan bahwa meski sempat terjadi kendala teknis pada server pusat, secara keseluruhan pelaksanaan ujian berjalan lancar. Tim teknis dilaporkan melakukan penanganan cepat sehingga distribusi soal tidak terhambat dalam waktu lama.
“Beberapa waktu lalu sempat ada trouble sebentar dari server pusat, tapi tidak mengganggu. Dalam waktu singkat sudah normal kembali,” ujar Binti.
Pasca selesainya TKA SMP, Dispendik kini memfokuskan pelaksanaan ujian bagi jenjang Sekolah Dasar (SD) yang telah dimulai sejak 20 April dan dijadwalkan berakhir pada 30 April 2026. Tercatat sebanyak 10.000 siswa dari 665 satuan pendidikan, termasuk program kesetaraan, berpartisipasi dalam agenda tahun ini.
Binti menekankan bahwa meskipun TKA bersifat tidak wajib, antusiasme siswa tetap tinggi. Hal ini dikarenakan nilai ujian akan dikonversi menjadi Sertifikat Hasil TKA (SHTKA).
“Selain nilai rapor, nanti juga ada nilai hasil TKA atau SHTKA yang menjadi pertimbangan dalam SPMB,” pungkas Binti. Sertifikat tersebut menjadi “tiket” tambahan bagi siswa yang ingin bersaing di jalur prestasi akademik pada jenjang pendidikan selanjutnya.
Sejauh ini, Dispendik melaporkan belum ada kendala berarti pada pelaksanaan jenjang SD dan berharap tren positif ini bertahan hingga seluruh rangkaian ujian usai. (Eko)































