KEDIRI, SuaraRepublika.id – Sebuah rumah milik Kaderi (54), seorang pedagang di Dusun Jombangan, Desa Tertek, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, ludes dilalap si jago merah pada Selasa (7/4/2026) malam. Kebakaran yang terjadi saat pemilik rumah sedang beribadah di mushola ini diduga kuat dipicu oleh obat nyamuk bakar yang masih menyala.
Peristiwa kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 18.49 WIB. Menurut keterangan saksi mata, Asto Priyono (57), api pertama kali terlihat saat kondisi rumah sedang kosong karena ditinggal pemiliknya untuk melaksanakan salat Maghrib dan Isya berjamaah sejak pukul 18.00 WIB.
“Saya melihat asap tebal dan api sudah membesar dari dalam rumah Pak Kaderi. Saya langsung berteriak meminta tolong warga dan melapor ke perangkat desa agar segera menghubungi pemadam,” ujar Asto di lokasi kejadian.
Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum satu unit armada dari Damkar Pos Pare tiba di lokasi. Lima personel dikerahkan untuk melokalisir api agar tidak merembet ke pemukiman padat penduduk di sekitarnya.
Sementara itu, Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono mengatakan, ketika penghuni rumah keluar rumah lupa untuk mematikan obat nyamuk yang berada di bawah kasur kemudian api merembet dan membesar membakar kasur tersebut.
“Penghuni rumah saat meninggalkan rumah lupa mematikan obat nyamuk, lalu apinya merembet membakar kasur,” jelasnya.
Petugas berhasil menjinakkan api sepenuhnya pada pukul 19.35 WIB. Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, kerusakan parah terjadi pada bagian, ruang tamu (kursi dan perabotan), kusen pintu dan jendela, serta kamar utama (kasur dan material di sekitarnya).
Meski tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini, kerugian materiil yang dialami korban ditaksir mencapai Rp20 juta.
Pihak berwenang menduga api berasal dari bara obat nyamuk bakar yang diletakkan di dekat kasur dalam kamar utama. Kondisi rumah yang tanpa pengawasan membuat api dengan cepat merambat ke material yang mudah terbakar hingga menghanguskan sebagian besar struktur bangunan. (Eko)



























