KEDIRI, SuaraRepublika.id – Pengurus Cabang Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PC SEMMI) Kediri Raya menggelar audiensi bersama Kapolres Kediri yang baru, AKBP Dr. Muh. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si., di Mapolres Kediri pada Senin (5/10/2026). Pertemuan yang dipimpin Ketua PC SEMMI Kediri Raya, Adham Hakam Amrulloh, tersebut membahas penguatan sinergi menjaga kondusivitas wilayah berbasis karakter kebudayaan dan pesantren.
Dalam audiensi tersebut, SEMMI Kediri Raya menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan baru Polres Kediri yang dinilai inklusif, responsif, dan humanis. Pihaknya menilai kepemimpinan AKBP Wahyudin Latif menunjukkan kepedulian nyata terhadap elemen masyarakat, utamanya tokoh agama dan ulama, sejak awal masa jabatan.
“Kediri adalah daerah yang dibangun di atas fondasi kebudayaan, nilai keislaman, dan semangat gotong royong. Kami berharap Kapolres Kediri terus hadir di tengah masyarakat sebagai pengayom yang konsisten merawat dialog inklusif,” kata Ketua PC SEMMI Kediri Raya, Adham Hakam Amrulloh, di Kediri, Senin (5/10/2026).
Adham menegaskan, keberadaan pesantren bersejarah dan kekayaan budaya di Kabupaten Kediri membutuhkan pendekatan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang selaras dengan nilai-nilai lokal. Oleh karena itu, pendekatan terbuka kepolisian dianggap sangat krusial dalam merangkul elemen pemuda dan organisasi keagamaan.
Menurut SEMMI, kolaborasi antara kepolisian, ulama, dan aktivis pemuda menjadi kunci utama untuk memelihara keamanan wilayah sekaligus mendukung aktivitas ekonomi warga. Langkah ini dinilai dapat menciptakan iklim kemasyarakatan yang stabil dan harmonis.
Sikap kooperatif yang ditunjukkan pimpinan baru Polres Kediri mendapat respons positif dari kalangan mahasiswa. SEMMI menilai komunikasi yang terjalin erat antara kepolisian dan kelompok keagamaan merupakan modal strategis dalam merespons berbagai dinamika sosial secara cepat.
Melalui pertemuan ini, PC SEMMI Kediri Raya berkomitmen mendukung program kerja Polres Kediri dalam mewujudkan Kamtibmas yang kondusif. Penguatan sinergi antara aparat penegak hukum, tokoh keagamaan, dan organisasi kepemudaan diharapkan dapat terus berkelanjutan demi terciptanya ketertiban dan keamanan di seluruh wilayah Kabupaten Kediri.





























