NGANJUK, SuaraRepublika.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) Cabang Nganjuk terus memperluas akses layanan perbankan hingga ke pelosok desa melalui optimalisasi jaringan AgenBRILink. Kehadiran agen ini terbukti efektif mendekatkan fasilitas transaksi keuangan bagi masyarakat tanpa harus mendatangi kantor cabang atau mesin ATM.
Salah satu perwujudan program tersebut terlihat di Desa Werungotok, Kabupaten Nganjuk. Evi Handayani, pemilik toko sembako yang beroperasi sejak 2022, memutuskan bergabung menjadi AgenBRILink pada 2024 untuk mengembangkan usahanya sekaligus menyediakan layanan finansial bagi warga sekitar.
“Dukungan BRI sangat terasa karena warga sekitar tidak perlu jauh-jauh datang ke kantor atau ATM untuk bertransaksi. Cukup ke BRILink, masyarakat sudah bisa melakukan transaksi,” ujar Evi saat ditemui di tokonya.
Sejak bergabung menjadi jaringan AgenBRILink, volume operasional usaha Evi mencatatkan pertumbuhan positif. Saat ini, tokonya melayani rata-rata 50 transaksi per hari, yang didominasi oleh layanan pengisian saldo (top up), transfer antarbank, hingga penarikan uang tunai.
Keunggulan AgenBRILink di tingkat desa terletak pada fleksibilitas waktu operasional. Toko Evi beroperasi setiap hari, termasuk akhir pekan, sehingga mampu merespons kebutuhan transaksi mendadak dari masyarakat lokal maupun warga luar wilayah secara cepat.
Kehadiran AgenBRILink merupakan strategi berkelanjutan BRI dalam mendorong inklusi keuangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Melalui kemitraan ini, BRI tidak hanya memperluas jangkauan layanan perbankan, tetapi juga memperkuat pelaku usaha mikro di daerah.





























