KEDIRI, SuaraRepublika.id – Masyarakat Dusun Kerkep, Desa Kerkep, Kecamatan Gurah mendadak gempar pada Selasa pagi (14/04/2026).
Seorang pria berinisial DS (45) ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri di kediamannya yang terletak di Jalan Pemuda, RT 02 RW 02.
Peristiwa pilu ini pertama kali diketahui oleh adik ipar korban sekitar pukul 05.00 WIB.
Saat itu, saksi mendapati tubuh DS sudah tergantung di ruang tamu, tepat di samping pintu rumah.
Terkejut melihat kondisi tersebut, saksi segera melapor kepada perangkat desa setempat yang kemudian diteruskan ke pihak berwajib.
Namun, saat petugas tiba di lokasi, tali yang digunakan korban telah dipotong oleh sang ibu hingga jasad korban sudah tergeletak di lantai.
“Begitu perangkat desa sampai di rumah, tali yang digunakan sudah dipotong oleh ibunya sendiri karena panik, sehingga posisi jasad sudah berada di lantai,” ungkap Kasi Kesra Desa Kerkep saat memberikan
keterangan di lokasi kejadian.
Berdasarkan hasil pemeriksaan di tempat kejadian, petugas menemukan sepucuk surat wasiat yang ditinggalkan oleh korban. Dalam surat tersebut, DS mengungkapkan rasa lelah dan ketidaksanggupannya lagi dalam menghadapi himpitan permasalahan hidup yang dialaminya.
Pihak kepolisian dari Polsek Gurah bersama Tim Koramil, FKDM, dan perangkat desa telah melakukan olah TKP untuk memastikan kronologi kejadian. Hingga kini, motif utama diduga berkaitan dengan masalah ekonomi atau asmara yang tengah membebani pikiran korban.
Keluarga korban menyatakan telah mengikhlaskan kepergian DS dan menganggap musibah ini sebagai kehendak pribadi almarhum. Pihak keluarga juga menolak untuk dilakukan proses visum lebih lanjut maupun jalur hukum lainnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kepedulian terhadap sesama, terutama bagi mereka yang sedang menghadapi tekanan batin. Dukungan moral dan perhatian dari orang terdekat sangat diperlukan agar seseorang tidak merasa sendirian saat menghadapi kecemasan atau masalah hidup yang berat. (Eko)























