KEDIRI, SuaraRepublika.id – Seluruh organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam di Kabupaten Kediri sepakat membentuk Forum Komunikasi Majelis Taklim (FKMT) Kabupaten Kediri. Wadah ini dibentuk sebagai sarana silaturahmi sekaligus menyamakan persepsi dakwah demi mewujudkan masyarakat Kediri yang berakhlak.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kediri, Ahmad Faiz menyampaikan bahwa FKMT diharapkan dapat menjadi motor penggerak bagi ribuan majelis taklim yang tersebar di wilayah Kediri.
”Kita punya 1.387 majelis taklim. Jumlah yang besar ini tentu butuh satu wadah untuk menyamakan persepsi dakwah, sehingga nantinya semua bisa bergerak bersama sesuai visi dan misi yang ingin dikembangkan,” ujar Ahmad Faiz saat ditemui usai acara pengukuhan pengurus FKMT.
Ahmad Faiz juga mengapresiasi kehadiran dan dukungan penuh dari perwakilan berbagai ormas Islam dalam pengukuhan tersebut. Menurutnya, keterlibatan aktif ini menjadi modal optimisme untuk membangun kerja sama dan komunikasi yang kuat ke depan demi menjaga kondusivitas wilayah.
Senada dengan hal tersebut, Ketua FKMT Kabupaten Kediri terpilih, Riza Sahlan Siroj yang didampingi oleh tokoh ormas seperti perwakilan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kediri, Ikhwan, menegaskan bahwa FKMT akan menjadi wadah pemersatu bagi seluruh elemen ormas Islam, mulai dari Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Al-Irsyad, Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), hingga organisasi lainnya.
”Kami jadikan FKMT ini sebagai wadah bagi seluruh majelis taklim untuk mendukung tumbuh kembangnya masyarakat Kediri yang berakhlak,” kata Gus Riza.
Menghadapi tantangan zaman, Gus Riza membeberkan salah satu gebrakan yang akan disiapkan FKMT untuk lima tahun ke depan. FKMT berkomitmen untuk membawa majelis taklim dan para jemaahnya menjadi lebih adaptif, transformatif, serta bersinergi erat dengan pemerintah.
Salah satu fokus utamanya adalah melakukan transformasi metode dakwah ke ranah digital guna menyasar generasi muda.
”Beberapa gebrakan tentunya menyasar bagaimana dakwah pada hari ini bukan saja dari masjid ke masjid, tetapi di era 5.0 saat ini, kita juga harus menyasar media sosial,” pungkas Gus Riza.
Terkait detail program kerja jangka pendek dan jangka panjang, pengurus FKMT menjadwalkan akan menggelar rapat kerja (raker) dalam waktu dekat untuk merumuskan program-program unggulan secara komprehensif.































