KEDIRI, SuaraRepublika.id – Suasana malam Jumat di Dusun Ngasem dicekam kepanikan setelah sebuah pohon beringin tua yang berada di area pemakaman umum (TPU) setempat mendadak berkobar hebat, Kamis (9/7/2026) malam. Peristiwa kebakaran di tengah kompleks kuburan ini sempat memicu aura mistis dan ketakutan di kalangan warga sekitar.
Insiden yang melanda beringin makam di RT 02 / RW 01, Dusun Ngasem, Desa Ngasem, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri tersebut dilaporkan terjadi tepat saat malam beranjak gelap, sekitar pukul 18.50 WIB.
Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, mengonfirmasi bahwa kobaran api yang melalap pohon beringin keramat tersebut pertama kali diketahui oleh warga dalam kondisi sudah membesar.
“Kami menerima laporan dari warga bernama Handi pada pukul 18.50 WIB. Tim Damkar Kabupaten Kediri dari Pos Grogol langsung dikerahkan ke lokasi makam,” ujar Kaleb, Kamis (9/7/2026) malam.
Petugas yang tiba di lokasi langsung dihadapkan pada pemandangan mencekam. Kobaran api membubung tinggi membakar dahan-dahan beringin tua, menerangi kegelapan area pemakaman di malam Jumat yang identik dengan suasana sakral bagi masyarakat setempat.
Berdasarkan penyelidikan awal di lapangan, kebakaran di tempat penziarahan tersebut tidak terjadi karena faktor alam. Api diduga sengaja disulut oleh seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang beraktivitas di sekitar makam sebelum api membesar.
“Kronologinya, api diduga kuat berasal dari pembakaran yang disengaja oleh ODGJ. Warga yang melihat api mulai meluas di area makam langsung panik, kemudian melapor ke perangkat desa sebelum akhirnya diteruskan ke Pos Damkar Grogol,” jelas Kaleb.
Untuk menjinakkan si jago merah di tengah kepungan nisan tersebut, sebanyak lima personel pemadam kebakaran diterjunkan dengan mengerahkan satu unit armada truk tangki berkapasitas 5.000 liter.
Upaya lokalisir dan pemadaman berlangsung mencekam di bawah rimbunnya pohon beringin yang terbakar. Petugas akhirnya berhasil menjinakkan amukan api secara total setelah lebih dari satu jam sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden yang terjadi di malam keramat ini. Otoritas terkait memastikan situasi di sekitar makam Desa Ngasem kini telah kondusif dan api berhasil dipadamkan sepenuhnya sebelum merembet ke area lain.































