KEDIRI, SuaraRepublika.id – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kabupaten Kediri menggelar rapat koordinasi (rakor) strategis bersama perwakilan warga SH Terate dari arus bawah, Jumat (12/6/2026). Pertemuan berlangsung di sekretariat SH Terate Cabang Kediri-Madiun, Desa Titik, Kecamatan Semen.
Rakor ini dipimpin langsung oleh Ketua Cabang SH Terate Kabupaten Kediri, Gita Hartanto atau biasa dipanggil Kang mas Tobing. Agenda utama pertemuan adalah membangun komitmen bersama untuk menyukseskan rangkaian kegiatan pengesahan warga baru tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pertengahan Juni ini.
Selain fokus pada teknis pengesahan, rapat tersebut menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di seluruh wilayah Kabupaten Kediri. Semua pihak sepakat untuk menciptakan suasana yang kondusif selama prosesi berlangsung.
Dalam arahannya, Gita Hartanto menekankan pentingnya sinergi antara pengurus cabang dan seluruh warga. Ia mengajak seluruh anggota untuk menyambut hajat besar organisasi ini dengan penuh kegembiraan dan kedewasaan.
“Kegiatan pengesahan warga baru 2026 adalah hajat kita bersama. Mari kita sambut dengan senyum bahagia,” ujar Gita Hartanto di hadapan peserta rakor.
Gita menegaskan bahwa rasa persaudaraan di PSHT tidak boleh dipandang sebelah mata, terutama hubungan dengan warga arus bawah. Ia merangkul mereka untuk turut serta bertanggung jawab dalam menyambut saudara baru yang akan disahkan tahun ini.
“Kalian adalah saudara kami yang juga harus ikut merasakan kebahagiaan. Mari kita sukseskan bersama penyambutan saudara baru yang akan disahkan tahun ini,” tambahnya.
Merespons ajakan tersebut, salah satu warga arus bawah, Koyun, mengungkapkan antusiasnya. Ia menyampaikan bahwa kehadiran mereka didorong oleh keinginan kuat untuk mempererat silaturahmi.
“Kami hanya ingin ikut merasakan suasana bahagia di tempat pengesahan. Kami hanya ingin menyaksikan adik-adik kami disahkan menjadi saudara kami,” ungkap Koyun.
Terkait aspek keamanan, Gita Hartanto memberikan instruksi agar seluruh warga mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah disepakati bersama pihak kepolisian. Koordinasi yang baik antara pengurus dan keamanan menjadi kunci utama.
Gita menghimbau agar warga yang akan hadir di lokasi pengesahan untuk selalu berkoordinasi dengan pengurus. Ia juga mewajibkan warga untuk datang dengan menggunakan kendaraan roda empat guna menjaga ketertiban lalu lintas.
Rapat koordinasi yang dimulai pukul 21.00 WIB ini berlangsung dalam suasana kekeluargaan yang kental. Seluruh rangkaian acara tuntas pada pukul 23.00 WIB dengan kesepakatan bulat untuk menjaga marwah dan keamanan organisasi. (Eko)






























