KEDIRI, SuaraRepublika.id – Semarak peringatan puncak Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 di Kabupaten Kediri berlangsung meriah. Mengambil lokasi di kawasan Taman Hijau Simpang Lima Gumul (SLG), Tim Penggerak PKK Kabupaten Kediri menggelar Expo PKK pada Sabtu (9/5/2026).
Acara yang berlangsung selama satu hari penuh ini menjadi panggung utama bagi kader PKK dari 26 kecamatan. Mereka memamerkan berbagai potensi lokal, mulai dari produk UMKM, hasil pertanian, hingga inovasi pemberdayaan perempuan yang menjadi pilar ekonomi desa.
Ketua TP PKK Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito, hadir langsung untuk membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, perempuan yang akrab disapa Mbak Cicha ini menekankan pentingnya tema “Keluarga Indonesia Berpancasila, Berbudaya dan Berdaya.”
Menurut Mbak Cicha, implementasi tema besar tersebut sangat relevan dengan upaya penanganan stunting serta pemberdayaan perempuan di Bumi Panjalu. Ia menilai peran kader di akar rumput sangat krusial dalam menyentuh langsung persoalan di masyarakat.
“Kalau bicara soal stunting, sudah tentu selain tenaga kesehatan, Dinkes, dan DP2KB, ada juga teman-teman PKK. Mereka sudah sangat memahami apa yang terjadi di lapangan,” tegas Mbak Cicha saat memberikan sambutan.
Istri Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana ini juga memberikan apresiasi setinggi-langit kepada seluruh kader tingkat desa. Ia mengakui bahwa keberhasilan program pemberdayaan keluarga selama ini bertumpu pada kerja keras para relawan tersebut.
Mbak Cicha memuji dedikasi para kader yang terus bergerak meski tanpa pamrih. “Teman-teman kader PKK ini sangat semangat, sangat berdedikasi, dan juga keikhlasannya ini luar biasa tanpa batas,” ungkapnya dengan bangga.
Suasana expo pun semakin berwarna dengan deretan kuliner khas daerah yang menggugah selera. Pengunjung disuguhi berbagai pilihan makanan tradisional seperti sego tiwul, sate bekicot, hingga soto Branggahan yang melegenda.
Mbak Cicha menjelaskan bahwa ruang publik seperti expo ini memang sengaja diperbanyak untuk mempromosikan kekayaan daerah. Tujuannya agar potensi di pelosok kecamatan bisa lebih dikenal oleh masyarakat luas maupun wisatawan yang datang ke SLG.
“Tujuan kami sederhana, dengan luasnya Kabupaten Kediri, perlu banyak ruang seperti expo hari ini. Agar setiap potensi bisa dikenal dan dirasakan manfaatnya oleh banyak orang,” jelasnya lebih lanjut.
Selain pameran produk, kegiatan ini juga diselingi dengan aksi sosial melalui penyerahan bantuan. Dinas Sosial Kabupaten Kediri menyerahkan secara simbolis 100 paket sembako kepada para kader PKK sebagai bentuk apresiasi pemerintah.
Melalui Expo PKK ini, Pemerintah Kabupaten Kediri berharap produk UMKM dan potensi lokal semakin naik kelas. Langkah ini diharapkan tidak hanya memperkuat sinergi organisasi, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi keluarga secara signifikan. (Eko)































