KEDIRI, SuaraRepublika.id – Perum BULOG Kantor Cabang Kediri menjamin ketersediaan stok beras di wilayah kerjanya aman hingga 14 bulan ke depan. Langkah ini diambil guna mengantisipasi dampak fenomena El Nino yang diprediksi memicu kemarau panjang serta menjaga stabilitas pangan nasional.
Kepala Perum BULOG Cabang Kediri, Harisun, mengungkapkan bahwa saat ini cadangan beras yang dikelola mencapai 82.830 ton. Seluruh stok tersebut tersimpan di berbagai kompleks pergudangan di bawah naungan Cabang Kediri.
Harisun menjelaskan bahwa cadangan yang melimpah ini merupakan strategi krusial dalam menghadapi dinamika iklim global. Potensi El Nino yang diprediksi melanda mulai April hingga akhir tahun 2026 menjadi perhatian utama.
“Jika kemarau panjang sampai terjadi maka dapat mengancam produksi pangan, namun dengan stok yang kami miliki, masyarakat tidak perlu khawatir karena cadangan beras sangat aman,” jelas Harisun.
Ia menambahkan bahwa jumlah stok tersebut dipastikan akan terus bertambah seiring berjalannya proses penyerapan gabah petani yang masih dilakukan hingga saat ini.
Keberhasilan penghimpunan stok ini merupakan hasil sinergi antara BULOG, mitra penggilingan, dan petani lokal. Berdasarkan data per April 2026, BULOG Kediri telah menyerap gabah petani sebanyak 78.247.777 kg sejak awal Januari tahun ini.
Untuk menjaga kondisi fisik beras dalam jangka panjang, BULOG menerapkan standar perawatan ketat melalui,
Sistem Pengendalian Hama Gudang Terpadu (SPHGT), pengawasan menyeluruh terhadap ekosistem gudang, pemantauan Rutin dan Fumigasi, serta Prosedur terjadwal untuk memastikan beras bebas hama dan menjaga kebersihan.
Harisun menegaskan pihaknya akan terus menjaga kerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan guna mendukung program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah pusat.






























