KEDIRI, SuaraRepublika.id – Guna mengawal kelancaran arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1447 H, Pengurus Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 1309 Kabupaten Kediri, Jawa Timur menyiagakan posko Bantuan Komunikasi (Bankom). Kegiatan kemanusiaan ini dijadwalkan berlangsung selama delapan hari, terhitung mulai Minggu (15/3/2026) hingga Minggu (22/3/2026).
Posko utama Bankom dipusatkan di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG) yang merupakan jantung lalu lintas Kabupaten Kediri, serta satu titik pantau strategis di Bundaran Wates untuk menjangkau pemudik dari arah timur.
Operasional Bankom melibatkan seluruh personel aktif dari RAPI Lokal di lingkup Wilayah 1309. Untuk menjaga efektivitas pemantauan dan stamina petugas, pengurus menerapkan sistem dua sif setiap harinya, Sif I: 08.00 – 14.00 WIB dan Sif II: 14.00 – 20.00 WIB
Tanggung jawab penuh operasional ini berada di bawah kendali tim inti pengurus wilayah, yakni Heri Setiawan (JZ13DBB), Heru Usodo (JZ13UFC), dan Endri Tio Okta Putra (JZ13SCY).
Ketua RAPI Lokal 02, Douglas Tobing (JZ13KET), menyatakan bahwa pihaknya telah menyiagakan 44 personel khusus untuk bersiaga di titik Bundaran Wates. Kehadiran personel ini bertujuan mempercepat koordinasi lapangan dan memberikan informasi real-time kepada masyarakat maupun instansi terkait.
“Di Bundaran Wates ini, Bankom dimulai sejak 15 Maret hingga 22 Maret 2026. Kami menerapkan sistem dua sif dan personel kami sudah sangat matang untuk menjaga kelancaran lalu lintas di area perbatasan tersebut,” ujar Douglas dalam keterangannya, Minggu (15/3).
Aksi ini diharapkan menjadi pendukung vital bagi pelayanan komunikasi selama masa libur hari raya, sekaligus menjadi mata dan telinga tambahan dalam meminimalkan hambatan di titik-titik krusial wilayah Kediri.




























