KEDIRI, SuaraRepublika.id – Pihak kepolisian bersama warga Desa Maesan, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, terus berupaya maksimal melakukan pencarian terhadap seorang anak yang dilaporkan hilang. Hingga hari kedua pencarian, petugas telah menyisir beberapa titik krusial namun belum membuahkan hasil.
Kapolsek Mojo, Iptu Mahmud Satriawan menyatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan kehilangan dari orang tua korban, Bapak Nasori. Menindaklanjuti laporan tersebut, aparat kepolisian langsung bergerak melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.
“Kami sebagai aparat mendapatkan informasi adanya anak hilang di depan rumah Pak Khoir. Kami sudah melakukan penyisiran sampai ke pinggir Brantas (Sungai Brantas),” ujar Mahmud saat dikonfirmasi di lokasi, Jumat (27/2/2026).
Hingga saat ini, polisi dan warga telah memfokuskan pencarian di tiga titik berbeda. Selain area bantaran sungai, petugas juga sempat melakukan pengecekan ke fasilitas umum di sekitar pemukiman warga.
“Ada tiga titik yang disisir. Terakhir tadi sekitar jam 10 pagi, kami juga menyisir ke area kolam renang, namun hasilnya masih nihil,” tambahnya.
Mahmud menegaskan bahwa pencarian akan terus dilakukan dengan berkoordinasi bersama perangkat desa dan warga setempat. Meski proses pencarian cukup menantang karena bertepatan dengan bulan Ramadan, semangat petugas dan warga tidak surut.
“Kami akan terus berupaya semaksimal mungkin. Setelah ini kami akan koordinasi lagi dengan perangkat desa. Jika warga sudah berkumpul, penyisiran akan kita ulangi lagi mulai dari titik awal di rumah Pak Khoir hingga ke arah sungai Brantas,” tegasnya.
Pihak keluarga dan kepolisian berharap bantuan informasi dari masyarakat luas jika melihat keberadaan anak tersebut agar proses pencarian dapat segera menemukan titik terang. (Eko)




























