KEDIRI, SuaraRepublika.id – Seorang balita berinisial NIZ ditemukan tewas mengenaskan di rumahnya, Kelurahan Ngronggo, Kecamatan Kota Kediri, Jawa Timur. Korban diduga kuat menjadi sasaran kekerasan fisik yang dilakukan oleh anggota keluarganya sendiri.
Peristiwa ini pertama kali terungkap saat kakak tiri korban menemukan NIZ dalam kondisi terbujur kaku di salah satu ruangan rumah. Temuan tersebut segera dilaporkan kepada tetangga sekitar. Setelah dilakukan pengecekan, warga memastikan bahwa balita malang tersebut sudah dalam keadaan tidak bernyawa.
Ketua RW setempat, Baharudin Yusuf, mengonfirmasi adanya laporan warga terkait dugaan penganiayaan tersebut. Menurutnya, pada tubuh korban ditemukan sejumlah bekas luka fisik yang mencurigakan.
“Pada bagian bawah pelipis mata serta bagian perut korban terdapat luka memar. Saat ditemukan, korban hanya bersama neneknya, sementara ayah tiri dan ibunya sedang bekerja,” ujar Baharudin.
Tak hanya NIZ, warga sekitar juga mensinyalir bahwa kedua kakak korban sering mengalami perlakuan serupa. Saat kejadian, warga mendapati sekujur tubuh kedua kakak korban dipenuhi luka serta bekas sundutan rokok.
Pihak kepolisian bergerak cepat menanggapi kejadian ini. Untuk kepentingan penyelidikan dan mengungkap motif di balik aksi keji tersebut, polisi telah mengamankan tiga orang anggota keluarga korban untuk dimintai keterangan. Mereka adalah Wito (ayah tiri), Hariyani (ibu kandung), dan Sumilah (nenek korban).
Hingga saat ini, jenazah NIZ telah dievakuasi ke kamar jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Kediri untuk menjalani proses visum dan otopsi guna memastikan penyebab pasti kematiannya. Kasus ini kini tengah ditangani secara intensif oleh pihak kepolisian Kediri.























