KEDIRI, SuaraRepublika.id – Pondok Pesantren Lirboyo menyatakan kesiapannya jika dipercaya menjadi tuan rumah Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU). Kesiapan ini muncul merespons usulan dari berbagai pihak, termasuk pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, KH Nurul Huda Djazuli.
Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, KH Abdul Muid Shohib (Gus Muid), menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan para kiai dan masyayikh yang mengusulkan Lirboyo sebagai lokasi forum tertinggi organisasi nahdliyin tersebut.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada KH Nurul Huda Djazuli dan berbagai pihak yang telah mengusulkan Lirboyo menjadi tuan rumah Muktamar NU ke-35,” ujar Gus Muid saat dikonfirmasi, Kamis (9/4).
Meski dukungan terus mengalir, Gus Muid menjelaskan bahwa hingga saat ini pihak pesantren belum melakukan pembahasan internal secara formal. Hal ini dikarenakan belum adanya permintaan resmi dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
“Sampai saat ini, karena belum ada permintaan resmi, pihak Lirboyo juga belum pernah secara khusus membahas hal tersebut dalam forum internal,” jelasnya.
Namun, ia menegaskan bahwa Lirboyo memiliki komitmen tinggi terhadap jam’iyah NU. Jika mandat tersebut turun, seluruh elemen pesantren siap mengamankan keputusan organisasi.
“Melihat besarnya kecintaan para masyayikh Lirboyo terhadap NU, maka apabila nantinya benar-benar ditunjuk dan dipercayai, insyaAllah Lirboyo siap untuk melaksanakan amanah tersebut,” tegas Gus Muid.
Gus Muid menambahkan bahwa Lirboyo memiliki modal historis dan infrastruktur yang kuat untuk menyelenggarakan acara berskala nasional. Sebagai catatan, Lirboyo pernah sukses menjadi tuan rumah
Secara teknis, ia menilai kondisi Lirboyo saat ini jauh lebih siap dibandingkan beberapa dekade lalu. “Dari sisi sarana dan prasarana, kondisi Lirboyo saat ini alhamdulillah relatif lebih memadai,” imbuhnya.
Keputusan final mengenai lokasi Muktamar ke-35 NU diperkirakan akan menemui titik terang dalam waktu dekat. Pihak pesantren kini tengah menunggu hasil Konferensi Besar (Konbes) NU yang dijadwalkan berlangsung pada bulan April ini.






















