KEDIRI, SuaraRepublika.id – Kebakaran hebat menghanguskan sebuah kandang ayam milik Kamsuri di Dusun Gambiran, Desa Kedak, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, pada Kamis (7/5/2026) pagi. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materiil akibat insiden tersebut ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Peristiwa kebakaran ini pertama kali dilaporkan oleh pemilik kandang pada pukul 05.15 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri dari Pos Ngadiluwih dan Pos Grogol langsung dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan si jago merah.
Berdasarkan keterangan petugas, api pertama kali diketahui oleh warga sekitar saat pemilik kandang sedang beristirahat. Warga yang melihat kepulan asap dan kobaran api segera memberi tahu Kamsuri, yang kemudian langsung menghubungi pos pemadam kebakaran.
”Api diduga berasal dari hubungan pendek arus listrik (korsleting) pada bagian atap kandang. Api dengan cepat menjalar ke rangka atap yang terbuat dari bambu, sehingga kobaran api membesar,” kata Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono.
Sebanyak dua unit armada pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi, masing-masing satu unit dari Pos Ngadiluwih dengan 5 personel dan satu unit dari Pos Grogol dengan 4 personel. Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 05.35 WIB dan langsung melakukan lokalisir api agar tidak merambat ke bangunan lain.
Setelah berjibaku selama kurang lebih dua jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 07.25 WIB sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).
Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, menambahkan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini.
”Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp50.000.000. Namun, berkat penanganan cepat tim di lapangan, aset senilai kurang lebih Rp300.000.000 berhasil diselamatkan dari kobaran api,” Imbuhnya.
Saat ini, situasi di lokasi kejadian telah dinyatakan kondusif, namun masyarakat tetap diimbau untuk selalu waspada dan mengecek instalasi listrik secara berkala guna mencegah kejadian serupa.



























