KEDIRI, SuaraRepublika.id – Seorang pria berinisial MZA, warga Kabupaten Kediri, Jawa Timur dilaporkan tewas mengenaskan setelah tertemper Kereta Api (KA) 150 Singasari di Jalur KM 205+6/7, petak jalan antara Stasiun Purwoasri dan Stasiun Papar, Rabu (25/3/2026) pagi. Insiden yang terjadi sekitar pukul 10.00 WIB di Desa Tanon, Kecamatan Papar ini diduga kuat merupakan aksi sengaja. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, korban sempat terlihat duduk di pinggir rel sebelum akhirnya melompat saat kereta mendekat.
Anggota FKDM Papar, Luluk mengatakan, dari keterangan saksi, korban awalnya duduk di sisi timur rel dengan jarak hanya satu meter dari jalur aktif. Saat KA Singasari rute Pasar Senen – Blitar melaju dari arah utara, korban tiba-tiba bergerak ke tengah jalur.
“Saksi mengatakan ketika posisi lokomotif sudah mendekat sekitar 50 meter, korban secara tiba-tiba melompat masuk ke tengah jalur rel,” ujar Luluk.
Masinis KA Singasari, Vicky Zulfikar, tidak sempat melakukan pengereman mendadak karena jarak yang sudah terlalu dekat. Akibatnya, benturan keras tidak terhindarkan.
Pihak masinis segera melaporkan kejadian tersebut ke Pusdalopska yang diteruskan ke Polsuska. Tim pengamanan dari Stasiun Purwoasri dan Stasiun Papar langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan sterilisasi area.
Petugas menemukan korban pada pukul 10.15 WIB dalam kondisi meninggal dunia. Korban mengalami luka berat pada bagian kepala serta patah tulang di bagian tangan dan kaki.
Belakangan korban diketahui bernama Mohamad Zainal Arifin, setelah petugas menemukan KTP disekitar lokasi kejadian. Saat ini, jenazah telah dievakuasi dan kasus tersebut sepenuhnya ditangani oleh Polsek Papar untuk proses penyelidikan lebih lanjut guna memastikan motif di balik tindakan korban.






























