KEDIRI, SuaraRepublika.id – Sejumlah mantan pemain legendaris Persik Kediri kembali merumput dalam ajang Fourfeo Friendly Match yang digelar di Inzia Mini Soccer, Sabtu (9/5/2026) malam. Selain menjadi ajang menjaga kebugaran, laga ini menjadi sarana silaturahmi bagi para tokoh sepak bola di Kediri Raya.
Turnamen persahabatan ini diikuti oleh empat tim, yakni Persik Legend, gabungan pelatih se-Kediri Raya, tim Jurnalis, dan tim Inzia FC. Turut hadir memperkuat tim Jurnalis, Ketua KONI Kabupaten Kediri, Hakim Rahmadsyah Parnata, serta Kabid Humas PT Gudang Garam Tbk, Ihwan Tri Cahyono.
Perwakilan Persik Legend, Musikan, mengungkapkan rasa syukurnya atas terselenggaranya acara ini. Menurut striker yang membawa Persik menjuarai Liga Indonesia 2003 dan 2006 tersebut, momen ini merupakan ajang reuni sekaligus melepas rindu antarpemain.
“Alhamdulillah, kami para legenda Persik bisa bersilaturahmi dan bermain bersama lagi. Ini seperti reuni, kami bisa bercanda lagi dengan teman-teman lama di lapangan,” ujar Musikan di sela kegiatan.
Musikan menambahkan, meski sudah tidak aktif sebagai pemain profesional, sebagian besar rekan-rekannya masih berkontribusi di dunia sepak bola dengan membina Sekolah Sepak Bola (SSB). Ia berharap dedikasi para legenda ini mampu melahirkan bibit pemain profesional baru untuk Persik Kediri di masa depan.
Senada dengan Musikan, mantan pemain Persik era 2003, Suswanto, berharap pembinaan usia dini di Kediri terus diperkuat. “Bibit pemain muda di Kediri Raya sangat banyak. Harapannya, Persik bisa terus mencari dan membina talenta terbaik dari daerah sendiri,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, para pemain juga memberikan apresiasi terhadap kualitas fasilitas lapangan. Musikan menyoroti kelengkapan fasilitas pendukung seperti tempat ibadah dan area parkir yang representatif.
Sementara itu, manajemen Inzia Mini Soccer, Saifurrahman Nur Hasan, menyatakan kebanggaannya dapat memfasilitasi pertemuan para legenda sepak bola Kediri. Pihaknya berkomitmen untuk terus menyediakan sarana olahraga dengan standar kenyamanan tinggi.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran para legenda dan pelatih. Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik, mulai dari kualitas rumput hingga fasilitas ruang ganti ber-AC dan air hangat bagi para pemain,” pungkas Saifurrahman.
Ke depan, manajemen Inzia Mini Soccer berencana menyelenggarakan kompetisi rutin, termasuk wacana turnamen khusus kelompok usia 45 tahun ke atas untuk terus menghidupkan semangat olahraga di Kediri.



























