KEDIRI, SuaraRepublika.id – Sebanyak sembilan siswa SDN 3 Kampungdalem, Kecamatan Kota Kediri, Jawa Timur, mengalami dugaan keracunan makanan usai menyantap program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu. Para korban mengeluhkan gejala mual, pusing, hingga muntah usai mengonsumsi santapan tersebut.
Plt Sekretaris Daerah Kota Kediri, Endang Kartika Sari, mengonfirmasi insiden tersebut. Ia menyebutkan bahwa total siswa yang terdampak berjumlah sembilan orang dan seluruhnya langsung mendapatkan penanganan medis.
“Untuk siswa yang mengalami keracunan ada sembilan orang. Mereka mengalami keracunan Makan Bergizi Gratis. Siswa yang mengalami keracunan kemudian dibawa ke puskesmas dan dirujuk ke rumah sakit,” ujar Endang.
Dari total korban, tiga siswa yang mengalami gejala cukup parah dilarikan ke RSUD Gambiran Kota Kediri untuk perawatan intensif. Sementara itu, lima siswa lainnya mendapatkan perawatan di Puskesmas Kota Kediri, dan satu siswa dipastikan sudah diperbolehkan pulang.
Salah satu siswa terdampak, Rara, menuturkan bahwa gejala timbul tidak lama setelah ia memakan porsi hidangan yang dibagikan di sekolah.
“Saya makan nasi dan lauk chicken katsu serta sayuran. Namun sekitar 15 menit kemudian, saya mengalami pusing dan mual-mual,” ungkap Rara.
Mendapat laporan tersebut, jajaran Kepolisian bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri langsung mendatangi lokasi sekolah untuk melakukan verifikasi. Petugas Dinkes mengamankan sampel makanan berupa nasi, lauk ayam goreng, dan sayuran guna diperiksa di laboratorium untuk memastikan penyebab keracunan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kaliombo belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab tercemarnya makanan dalam program MBG tersebut. Kasus ini kini dalam penanganan pihak kepolisian dan Dinas Kesehatan Kota Kediri.





























