KEDIRI, SuaraRepublika.id – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah mobil Panther dan truk kontainer terjadi di Jalan Raya Kediri–Kertosono, tepatnya di Desa Muneng, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri, pada Jumat, 13 Maret 2026.
Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian setelah terhimpit kabin kendaraan yang ringsek akibat benturan keras.
Kapolsek Purwoasri, AKP Rudi Hartono, mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga terkait kecelakaan tersebut dan segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penanganan.
“Korban pengemudi meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan satu penumpang lainnya hingga sekitar pukul 13.00 WIB masih dalam kondisi kritis,” ujar AKP Rudi Hartono saat dikonfirmasi.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Nurhadi, warga Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek. Saat kejadian, ia mengemudikan mobil Panther bernomor polisi AG 1139 ZG dengan seorang penumpang bernama M. Diko Tri Handoko.
Menurut Kapolsek, mobil Panther tersebut melaju dari arah selatan menuju utara dengan kecepatan cukup tinggi. Namun saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan diduga melebar hingga masuk ke jalur kanan.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sebuah truk kontainer yang mengangkut muatan benang.
“Sopir truk yang melihat mobil Panther masuk ke jalurnya diduga tidak sempat menghindar sehingga tabrakan pun tidak dapat dihindari,” kata AKP Rudi.
Benturan keras antara kedua kendaraan itu menyebabkan mobil Panther berwarna silver mengalami kerusakan parah di bagian depan. Kendaraan tersebut bahkan terpelanting hingga berbalik arah di badan jalan.
Sementara itu, truk kontainer yang terlibat kecelakaan tergelincir dan masuk ke saluran drainase di sisi barat jalan.
“Benturan tersebut diduga sangat keras,” tutur AKP Rudi.
Akibat peristiwa tersebut, Nurhadi selaku pengemudi mobil Panther meninggal dunia di lokasi kejadian karena terhimpit kabin kendaraan yang ringsek. Sementara penumpangnya, M. Diko Tri Handoko, mengalami luka serius dan sempat dalam kondisi kritis.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya memberikan pertolongan. Namun proses evakuasi korban sempat mengalami kendala karena kondisi kabin mobil yang ringsek parah sehingga menjepit kedua korban di dalam kendaraan.
Petugas kepolisian bersama warga akhirnya berhasil mengevakuasi korban setelah berupaya membuka bagian kabin yang rusak.
” Korban kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat untuk penanganan lebih lanjut. Untuk perkara ini ditangani oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Kediri,” jelasnya.
Posisi truk kontainer yang masuk ke sisi jalan dan sebagian memakan badan jalan menyebabkan arus lalu lintas di jalur Kediri–Kertosono sempat mengalami kemacetan cukup panjang.
Untuk mengurai kepadatan kendaraan, petugas kepolisian memberlakukan sistem buka-tutup arus lalu lintas secara bergantian hingga proses evakuasi kendaraan selesai dilakukan.
“Kami juga mengimbau para pengendara agar lebih berhati-hati dan mengurangi kecepatan saat melintas di jalur tersebut guna menghindari terjadinya kecelakaan serupa,” ungkap AKP Rudi.




























