KEDIRI, SuaraRepublika.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus melakukan penataan jaringan kabel fiber optik (FO) di sejumlah ruas jalan. Langkah ini dilakukan untuk menata wajah kota sekaligus menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait kabel yang semrawut.
Penataan kabel FO dilakukan secara rutin setiap hari kerja dengan melibatkan teknisi dari berbagai provider jaringan. Lokasi penataan bersifat fleksibel, menyesuaikan kondisi di lapangan.
“Penataan ini kami lakukan setiap hari, Senin sampai Jumat. Tidak ditentukan titik tertentu, tetapi di ruas jalan yang dinilai kabelnya semrawut dan perlu ditata,” kata Sunarto, Jabatan Fungsional Ahli Muda Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kota Kediri, saat ditemui di lokasi penataan kabel di Jalan Veteran, Kamis (29/1/2026).
Sunarto menyebutkan, saat ini penataan dilakukan di Jalan Veteran, setelah sebelumnya dilaksanakan di Jalan Letjen Suprapto. Kegiatan ini mencakup seluruh jaringan kabel FO yang berada di ruas jalan wilayah Pemkot Kediri.
Berdasarkan pendataan Dinas PUPR, terdapat sekitar 24 provider yang tercatat beroperasi di Kota Kediri. Namun, baru 17 provider yang telah memberikan rekomendasi atau izin.
“Di lapangan jumlah kabelnya bisa mencapai sekitar 40 jaringan. Ini menunjukkan masih ada provider yang belum bergabung dalam kegiatan perapian,” jelasnya.
Dinas PUPR mengimbau provider yang belum terdata agar segera berkoordinasi untuk bersama-sama melakukan penataan kabel.
“Kami persilakan provider yang merasa memiliki jaringan di ruang jalan Kota Kediri dan belum bergabung untuk melapor ke Dinas PUPR. Nanti penataannya akan kami lakukan bersama,” tambah Sunarto.
Terkait perizinan, Sunarto menjelaskan bahwa regulasi masih dalam proses penyusunan. Ke depan, Pemerintah Kota Kediri akan menerapkan sistem perizinan yang lebih tertata melalui peraturan daerah.
Selain penataan kabel, Dinas PUPR juga menata keberadaan tiang jaringan. Saat ini diterapkan kebijakan maksimal empat tiang dalam satu titik sebagai tiang bersama.
“Ke depan, jika di satu titik terdapat lebih dari empat tiang, akan kami kurangi secara bertahap. Targetnya satu titik cukup empat tiang,” pungkasnya.
Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus memperindah wajah Kota Kediri.




























