KEDIRI, SuaraRepublika.id – Cuaca ekstrem melanda wilayah Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri, pada Jumat (10/4/2026) sore. Hujan lebat yang disertai angin kencang mengakibatkan sedikitnya tiga rumah warga di Desa Deyeng mengalami kerusakan serius pada bagian atap dan plafon.
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 15.10 WIB, tak lama setelah hujan mulai mengguyur kawasan tersebut sejak pukul 14.45 WIB. Angin kencang yang datang dari arah selatan dilaporkan menyapu pemukiman warga dengan sangat cepat.
Salah satu saksi mata, Kosim (44), mengungkapkan suasana mencekam saat angin melanda.
“Hujan disertai gemuruh angin dari sisi selatan sangat kencang, saya lihat atap rumah di sekitar berterbangan, bagian dapur juga porak-poranda,” ujarnya di lokasi kejadian.
Tiga warga yang rumahnya terdampak adalah Istatik Badiyah (47) dan Jodik Srianto (50) di Jalan Masjid, serta Rika Wahyuni (24) . Rumah milik Jodik mengalami kerusakan paling parah, terutama di area kamar mandi dan kandang ternak yang atap asbesnya pecah berserakan.
Merespons kejadian tersebut, personel Polsek Ringinrejo bersama FKDM dan perangkat desa langsung berkoordinasi, turun ke lokasi untuk melakukan peninjauan.
Petugas melakukan pendataan serta membantu warga mengamankan barang-barang berharga dari sisa reruntuhan.
Kanit Intelkam Polsek Ringinrejo, Aiptu Munib, membenarkan terjadinya bencana alam tersebut.
“Setelah mendapat laporan, kami segera bergerak bersama anggota ke lokasi. Hujan deras dan angin kencang ini mengakibatkan tiga rumah warga rusak, beruntung tidak banyak pohon tinggi di sekitar sini,” ungkapnya.
Berdasarkan hasil asesmen sementara, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, kerugian materiil yang dialami para korban ditaksir mencapai Rp15 juta.
Saat ini, warga bersama petugas mulai bergotong royong memperbaiki kerusakan mendesak guna mengantisipasi hujan susulan.
Aiptu Munib juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat kondisi cuaca di Jawa Timur yang sedang tidak stabil. Warga diminta menjauhi bangunan tua dan pohon besar saat hujan turun demi menjaga keselamatan diri. (Eko)




























