KEDIRI, SuaraRepublika.id – Warga Dusun Kebonagung, Desa Brumbung, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri digemparkan dengan penemuan jenazah seorang pria di dalam kamarnya pada Jumat (3/4/2026) petang. Korban yang diketahui bernama Supadi (67), ditemukan dalam kondisi sudah mulai membusuk oleh warga setempat sekitar pukul 18.30 WIB.
Peristiwa ini bermula saat salah satu tetangga korban, Sugeng Purnomo (53), mulai mencium aroma tidak sedap di sekitar rumah korban sejak Rabu lalu. Awalnya, ia mengira bau menyengat tersebut berasal dari bangkai hewan dan tidak menaruh curiga yang mendalam.
“Baunya semakin tajam pada hari Jumat sekitar jam tiga sore. Karena curiga, saya mengajak warga dan pihak keluarga untuk mengecek ke dalam rumah karena pintu kebetulan tidak terkunci,” ujar Sugeng saat memberikan keterangan kepada petugas.
Saksi kemudian mengajak keponakan korban, Winantu Rahayu (46), dan kakak korban, Mitin (69), untuk masuk. Betapa terkejutnya mereka saat menemukan Supadi sudah dalam keadaan meninggal dunia di dalam kamarnya. Kejadian ini pun langsung dilaporkan ke pihak Polsek Kepung.
Tak lama kemudian, Unit Inafis Polres Kediri bersama tim medis dari Puskesmas Kepung tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP. Berdasarkan pemeriksaan, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.
Bidan desa, Angelina Mustika Cahyaning, menjelaskan bahwa korban diperkirakan sudah meninggal dunia lebih dari lima hari. Hal ini diperkuat dengan ditemukannya satu kantong plastik berisi berbagai jenis obat yang berada di dekat jenazah korban.
“Korban diketahui tinggal sendirian di rumah tersebut dan menderita penyakit komplikasi seperti sesak napas, diabetes, hingga asam urat. Pihak keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi,” ungkap Kapolsek Kepung dalam laporannya.
Kepala Desa Brumbung, Bapak Tohari, yang hadir di lokasi mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Ia berharap warga lebih tanggap jika melihat ada tetangga yang tinggal sendiri dan tidak terlihat beraktivitas selama satu atau dua hari untuk segera diperiksa. (Eko)




























