KEDIRI, SuaraRepublika.id – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 di Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, tidak hanya fokus pada pembangunan fisik. Melalui sinergi dengan UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Kediri, warga setempat diberikan pelatihan pembuatan roti dan kue melalui program Mobile Training Unit (MTU).
Kepala UPT BLK Kediri, Mohamad Aris Setiawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari arahan Gubernur Jawa Timur untuk memeratakan akses pelatihan kerja hingga ke pelosok desa.
“Dukungan ini sebagai pelaksanaan arahan Ibu Gubernur agar pelatihan kerja menjangkau masyarakat desa. Kami membawa sistem pelatihan bergerak (MTU) agar warga tidak perlu jauh-jauh ke kantor pusat untuk mendapatkan kompetensi,” ujar Aris.
Fokus pada Kompetensi dan Standar Industri
Pelatihan ini disusun berdasarkan Kurikulum Berbasis Kompetensi yang mencakup lima unit utama, yakni Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), Good Manufacturing Practice (GMP), Sanitasi, Fermentasi dan Pemanggangan, serta Proses Produksi Roti.
Aris menambahkan, materi yang diajarkan merujuk pada standar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Peserta tidak hanya diajak mempraktikkan pembuatan roti, pastry, dan kue kering, tetapi juga disiapkan untuk memahami standar kerja industri dan peluang wirausaha.
Sementara itu Kepala Desa Gadungan, Dari Purwanto, menyambut positif inisiatif ini. Menurutnya, keterampilan teknis seperti pembuatan roti memiliki peluang pasar yang tinggi di tingkat desa.
“Pelatihan ini menjadi peluang strategis bagi warga untuk meningkatkan keterampilan dan membuka usaha baru. Kami berharap setelah ini muncul usaha rumahan yang mampu mengangkat ekonomi keluarga di Desa Gadungan,” kata Dari.
Kolaborasi antara Kodim 0809/Kediri, Pemerintah Daerah, dan UPT BLK Kediri dalam TMMD ke-127 ini diharapkan mampu menciptakan kemandirian ekonomi bagi masyarakat melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia secara berkelanjutan.




























