KEDIRI, SuaraRepublika.id – Jelang Ramadan sejumlah bahan pokok mengalami kenaikan harga, guna memastikan pasokan aman, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati melakukan sidak ke pasar tradisional. Hasilnya didapati sejumlah komoditi seperti bawang dan cabai mengalami kenaikan harga. Tidak hanya itu, dalam sidak tersebut petugas gabungan juga mendapati minyak goreng kemasan botol yang isinya tidak sesuai takaran.
Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati mengatakan, dari hasil pemantauan hari ini, memang ada beberapa komoditas yang naik. Seperti bawang sudah naik dan cabai yang kenaikannya signifikan. Dimana per hari ini harga cabai sudah menyentuh harga Rp 90 ribu per kilogram.
“Kita ingin memastikan kebutuhan pokok masyarakat aman karena ini menjelang Imlek dan Puasa Ramadhan. Kemudian kita juga ingin memastikan bahwa harga bahan pokok di sini stabil. Artinya dijual dengan harga yang terjangkau, dan ketika melonjak ini tidak merugikan masyarakat,” ujarnya.
Vinanda menambahkan, dengan naiknya beberapa komoditas ini, Pemerintah Kota Kediri akan melakukan beberapa langkah. Pertama, pemantauan harga secara rutin terus dilakukan. Kedua, berkoordinasi dengan produsen maupun distributor. Beberapa produsen menyampaikan bahwa memang terjadi gagal panen di musim penghujan ini.
“Tidak menutup kemungkinan kami akan melakukan operasi pasar murni (OPM) agar harga kebutuhan pokok ini tetap stabil. Intinya jangan sampai masyarakat merasa dirugikan karena ada lonjakan harga yang cukup signifikan. Nanti OPM seperti biasa menjual bahan-bahan pokok dan komoditas yang diperlukan,” imbuhnya.
Masih kata Vinanda, saat melakukan pemeriksaan pada takaran minyak goreng, petugas mendapati satu minyak goreng yang kurang. Dengan temuan ini akan terus dilakukan pemantauan ke beberapa tempat dengan merk yang sama. Apabila ditemukan ada yang tidak sesuai lagi, maka dari Pemkot Kediri akan melakukan pemantaulan lanjutan pada distributor maupun produsen terkait.
“Kalau kita cek ada kecurangan ya kami akan lakukan penegakan hukum. Tadi kita cek 4 minyak dimana produsennya beda-beda. Ada 3 minyak yang aman dan 1 minyak kurang 20 mili,” ungkapnya.
Dalam kesempatan ini, Mbak Wali juga berpesan kepada masyarakat agar tidak panic buying. Berbelanja harus sesuai dengan kebutuhan. Pemerintah Kota Kediri akan terus berupaya memastikan agar harga yang ada stabil.































