KEDIRI, SuaraRepublika.id – Ketua Komisi VI DPR RI Anggia Ermarini mengapresiasi adanya mahasiswa yang sudah mulai merintis usaha, pasalnya dapat mengangkat pergerakan ekonomi daerah. Hal tersebut disampaikan saat menjadi pemateri di Universitas Islam Kadiri dalam kegiatan Pelatihan Kader I Anggota Baru HIPMI Perguruan Tinggi UNISKA, Sabtu (17/1/2025) bertempat di aula lantai 2 gedung E UNISKA.
Anggia Ermarini, Ketua Komisi VI DPR RI mengatakan pihaknya berharap ke depan negara mampu hadir untuk memfasilitasi dengan pemberian dukungan, saluran dan platform sehingga pengusaha muda dapat segera berkembang.
“Dukungan dapat berupa jaringan, pembiayaan, serta hubungan regulasi, karena banyak perintis usaha yang terhambat dalam aturan dan regulasi sehingga menjadikan kehilangan semangat,” kata Anggia.
Anggia juga menyampaikan, diharapkan negara dapat lebih ramah dalam regulasi, khusunya bagi pengusaha muda, sehingga mereka lebih semangat untuk menjalankan usaha.
“Dengan begitu maka akan menjadi pengusaha berkelas, tidak hanya di Kediri tetapi juga secara nasional,” imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, berlangsung pula diskusi bersama Dr. Hj. Anggia Ermarini yang disambut antusias oleh para peserta. Berbagai pertanyaan seputar dunia usaha, peran generasi muda dalam perekonomian, serta peluang pengembangan kewirausahaan diajukan oleh mahasiswa maupun dari HIPMI Kabupaten Kediri.
Anggia menyambut baik seluruh pertanyaan yang disampaikan dan memberikan tanggapan secara terbuka, sekaligus mendorong mahasiswa untuk berani memulai usaha sejak dini dan aktif mengambil peran dalam penguatan ekonomi nasional. Ia juga mengapresiasi keberadaan HIPMI di tingkat perguruan tinggi, khususnya HIPMI PT Uniska Kediri, sebagai wadah strategis pembinaan pengusaha muda kampus.
Melalui pelaksanaan Pelatihan Kader I dan Forum Bisnis ini, HIPMI PT Uniska Kediri berharap mampu mencetak kader pengusaha muda yang berintegritas, memiliki wawasan organisasi yang kuat, serta siap menghadapi dunia usaha secara nyata. Kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda rutin tahunan, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam membangun generasi mahasiswa yang kreatif, adaptif, dan mampu membaca peluang di tengah situasi krisis.































