KEDIRI, SuaraRepublika.id – Warga Dusun Pagak, Desa Banggle, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri digegerkan dengan penemuan mayat laki-laki yang tersangkut di tepi Sungai Brantas, tepatnya di sebelah utara penyeberangan perahu desa setempat.
Saat ditemukan, jenazah dalam posisi terlentang dengan mengenakan baju berwarna cokelat dan celana hitam. Meski pada pergelangan tangan korban masih melingkar sebuah jam tangan, petugas tidak menemukan kartu identitas apa pun di lokasi kejadian.
Anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Ngadiluwih, Anik Rahayu mengatakan,
Kapolsek Ngadiluwih bersama Kanit Reskrim, Kanit Intel, serta tim BPBD Kabupaten Kediri langsung meluncur ke lokasi setelah menerima laporan. Proses evakuasi juga disaksikan oleh Kepala Desa Banggle, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan tim Inafis Polres Kediri.
“Jenazah berjenis kelamin laki-laki, diperkirakan berusia sekitar 40 tahun. Untuk saat ini, identitas pastinya belum diketahui secara manual di lapangan,” ujar Anik Rahayu.
Guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut, jenazah langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara Kediri untuk dilakukan visum dan otopsi. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal melalui sidik jari oleh tim Inafis, muncul indikasi bahwa korban merupakan warga Sumbergempol, Tulungagung.
“Informasi saat ini, jenazah masih di RS Bhayangkara. Hasil cek sidik jari mengarah pada warga Sumbergempol, Tulungagung. Petugas sedang melakukan konfirmasi lebih lanjut kepada pihak keluarga yang ada di sana,” tambah Anik.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih menunggu hasil otopsi resmi dan verifikasi pihak keluarga untuk memastikan penyebab pasti kematian korban. (Eko)




























