KEDIRI, SuaraRepublika.id – Jelang puasa Ramadan, puluhan ribu santri Pondok Pesantren Lirboyo dipulangkan lantaran memasuki musim libur yang telah ditetapkan mulai Kamis, 29 Januari 2026 / 10 Sya’ban 1447 H hingga Kamis, 6 April 2026 / 17 Syawal 1447 H.
Pemulangan santri ini dilaksanakan secara bertahap pada Kamis–Jumat, 29–30 Januari 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga 21.00 WIB. Wali santri diimbau menyesuaikan waktu penjemputan sesuai jadwal guna menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan bersama.
Juru bicara Ponpes Lirboyo, HM. Abdul Muid Shohib mengatakan, jumlah santri yang mengikuti pemulangan tercatat sebanyak 17.300 santri, terdiri dari santri putra dan putri. Dalam proses pemulangan ini digunakan berbagai jenis armada transportasi, antara lain bus, pesawat, kapal laut, mobil pribadi, dan kendaraan elf, dengan bus sebagai moda transportasi yang paling dominan.
“Ada 17.300 santri, untuk jumlah armada yang digunakan sebanyak 344 unit, disesuaikan dengan kebutuhan serta rute masing-masing daerah. Adapun tujuan pemulangan mencakup 70 titik lokasi yang tersebar di berbagai wilayah di seluruh Indonesia,” jelasnya.
Pondok Pesantren Lirboyo membentuk Tim khusus untuk mengurus kegiatan ini dengan dibantu alumni dari berbagai daerah. Selama masa liburan, santri diharapkan tetap menjaga adab, akhlak, serta nama baik almamater di lingkungan masing-masing.































