JAKARTA, SuaraRepublika.id – Ketua Umum Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Pusat Madiun, Moerdjoko, melakukan kunjungan resmi ke Kantor Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI), Kamis (2/4/2026). Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat konsolidasi organisasi di tengah menghangatnya dinamika internal menjelang Musyawarah Nasional (Munas) IPSI.
Kedatangan rombongan SH Terate yang didampingi Ketua Dewan Pusat, Issoebijantoro, disambut langsung oleh Ketua Harian PB IPSI, Benny Gautama Sumarsono. Pertemuan yang dikemas dalam bingkai silaturahmi Idulfitri ini fokus pada pembahasan stabilitas organisasi dan penguatan sinergi antarperguruan silat nasional.
Mitigasi Konflik Jelang Munas
Ketua Harian PB IPSI, Benny Gautama Sumarsono, menilai pertemuan informal ini sangat strategis untuk meredam potensi konflik yang kerap muncul menjelang agenda besar organisasi seperti Munas.
“Di tengah situasi menjelang Munas yang sering memunculkan dinamika organisasi, forum silaturahmi ini menjadi peredam sekaligus pengingat pentingnya menjaga persatuan,” ujar Benny dalam keterangan resminya.
Ia berharap semangat persaudaraan pasca-Lebaran dapat menjadi landasan bagi seluruh pengurus dalam menjalankan roda organisasi dengan damai.
Dalam kesempatan yang sama, Moerdjoko menegaskan posisi SH Terate untuk tetap solid di bawah naungan PB IPSI. Ia menginstruksikan seluruh anggota perguruan untuk fokus pada pencapaian prestasi pencak silat di level internasional daripada terjebak dalam kepentingan sektoral.
“SH Terate harus memperkuat komitmen kebersamaan di bawah naungan PB IPSI. Momentum ini untuk mempererat persaudaraan demi kemajuan prestasi pencak silat di kancah dunia,” tegas Moerdjoko.
Acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah perwakilan lembaga hukum dan tokoh organisasi pencak silat lainnya. Pantauan di lokasi menunjukkan adanya konsentrasi massa anggota pesilat di luar gedung pertemuan yang ingin menyapa pimpinan mereka.
Untuk menjaga kondusivitas, tim pengawal melakukan pengamanan taktis guna mengurai kepadatan. Moerdjoko turut memberikan instruksi tegas kepada para anggotanya agar tetap menjaga ketertiban umum selama kegiatan berlangsung.
Pertemuan berakhir dengan situasi yang kondusif. Agenda ini diproyeksikan menjadi fondasi awal untuk memastikan pelaksanaan Munas IPSI mendatang berjalan lancar tanpa kendala stabilitas. (Eko)




























