KEDIRI, SuaraRepublika.id – Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Kabupaten Kediri, Jawa Timur bersama HIPMI PT UNISKA menggelar pelatihan kader dan forum bisnis bagi mahasiswa Universitas Islam Kediri, Sabtu (17/1/2025). Dengan mengangkat tema Membaca Peluang di Tengah Krisis: Strategi Bisnis Kreatif & Adaptif puluhan peserta mendapatkan materi yang dapat digunakan untuk membuka usaha ketika proses kuliah sampai lulus, sehingga mampu menciptakan lapangan pekerjaan.
Ketua BPC HIPMI Kabupaten Kediri, Muhammad Yusron mengatakan. Kegiatan ini merupakan bagian dari kaderisasi anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi, yang bertujuan agar para mahasiswa ini nantinya saat lulus kuliah bisa menjadi enterpreneur sebagai pilihan utamanya, selain sebagai perkerja di perusahaan.
“Kaderisasi ini bertujuan agar mahasiswa ini ketika masih kuliah sampai lulus kuliah bisa menjadi pengusaha sebagai pilihan utamanya, sehingga dapat menciptakan lapangan kerja baru,” kata Yusron.
Yusron juga menyampaikan, dalam pelatihan ini menghadirkan sejumlah narasumber dari HIPMI jawa Timur dan BPC HIPMI Kabupaten Kediri yang membawakan materi tentang pengenalan HIPMI. Tidak hanya itu, sejumlah narasumber dari pengusaha perkebunan serta pengusaha produk – produk unggulan dari Kabupaten Kediri pun juga dihadirkan khususnya yang berkaitan dengan ketahanan pangan yang notabene saat ini sangat dibutuhkan untuk kelengkapan Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Narasumber dari HIPMI Jatim dan BPC HIPMI Kabupaten Kediri menyampaikan pengenalan tentang HIPMI, sementara untuk narasumber dari pelaku usaha produk-produk unggulan di Kabupaten Kediri menyampaikan tentang peluang usaha di bidang ketahanan pangan yang dibutuhkan untuk MBG maupun masyarakat,” imbuhnya.
Masih kata Yusron, pihaknya juga menghadirkan Ketua Komisi VI DPR RI, Anggia Ermarini yang menyampaikan materi tentang peluang – peluang usaha yang dapat dikerjakan oleh mahasiswa di era digital saat ini.
“Ketua Komisi VI DPR RI tadi menyampaikan tentang fasilitasi HIPMI PT agar dapat berkolaborasi dengan legislatif, khususnya peluang untuk magang serta keterlibatan mahasiswa dalam memberikan masukan dalam penyusunan rancangan undang-undang, serta turut dalam kunjungan saat anggota legislatif turun ke daerah pemilihan untuk memperluas jaringan serta melihat potensi usaha yang mungkin dapat dilakukan,” tandas Yusron.
Kedepannya pengkaderan HIPMI PT akan terus dilakukan di seluruh perguruan tinggi yang ada di Kediri Raya, harapannya agar dapat terbentuk Korwil HIPMI PT, sehingga nantinya dapat mengenalkan sejak dini terhadap anggota tentang peluang serta potensi-potensi usaha yang dapat dilakukan oleh mahasiswa mulai dari waktu proses kuliah sampai setelah lulus.































